Problem Tree


   Desa Jambu sebenarnya memiliki potensi yang sangat luar biasa. Potensi tersebut berupa adanya Tempat Pelelangan Ikan dan Industri Meubel Garden. Tiap potensi tersebut memiliki permasalahan masing masing. Permasalahan yang terjadi di TPI yaitu peran pemerintah yang kurang maksimal menyebabkan kurang terorganisasinya sistem perdagangan sehingga terjadi persaingan yang merugikan nelayan karena nelayan menjual ikan tangkapan kepada pedagang dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga di TPI. Hal tersebut menjadikan kesejahterahan nelayan sangat rendah karena pendapatan nelayan berkurang. Masalah lain yang timbul yaitu kondisi infrastruktur yang kurang memadai mengakibatkan rendahnya tingkat aksesibilitas dan akhirnya membuat terhambatnya distribusi pemasaran hasil tangkapan nelayan. Terhambatnya distribusi pemasaran mengakibatkan menurunnya ekspor hasil tangkapan ikan karena untuk melakukan ekspor dibutuhkan waktu yang lama padahal semakin lama tangkapan ikan didistribusikan maka ikan akan rusak dan tidak laku di pasaran. Kedua masalah yang timbul tersebut berpengaruh terhadap turunnya kontribusi sektor perikanan terhadap PDRB di Kecamatan Mlonggo. Masalah yang menerpa nelayan bertambah karena rendahnya tingkat pendidikan yang tidak mampu memanfaatkan teknologi dan keterampilan yang dimiliki. Hal tersebut mengakibatkan menurunnya jumlah tangkapan ikan karena teknologi yang digunakan masih sangat terbatas.

   Tidak hanya nelayan yang mengalami masalah pelik. Setali tiga uang, pengusaha industri meubel garden juga mengalami masalah yang serupa. Tingkat pendidikan masyarakat di Desa Jambu membuat kualitas sumber daya manusia menjadi rendah. Rendahnya kualitas sumber daya manusia disinyalir sebagai penyebab mengapa pola pikir masyarakat menjadi instan dan kekurangan inovasi sehingga miskin kreativitas dan keterampilan dalam mengembangkan produk-produk meubel baru. Produksi meubel hanya itu-itu saja, padahal persaingan pasar global mengharuskan produk meubel bervariatif dan menarik. Miskinnya kreativitas dalam mengembangkan produknya, menyebabkan hasil produksi meubel menjadi monoton. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, pengusaha meubel garden dipusingkan dengan minimnya ketersedian sumber daya alam yang mengakibatkan sulitnya memperoleh bahan baku. Sulitnya mendapatkan bahan baku mengakibatkan produksi meubel mengalami penurunan. Produksi meubel yang terbatas mengakibatkan harga jual meubel garden menjadi meningkat karena biaya produksi yang meningkat. Harga jual meningkat menyebabkan konsumen tidak dapat menjangkaunya sehingga permintaan akan meubel mengalami penurunan. Hasil produksi yang monoton dan permintaan yang menurun mengakibatkan terhambatnya sirkulasi usaha meubel garden.

Permasalahan-permasalahan yang ada baik itu permasalahan yang menimpa nelayan dan pengusaha meubel garden mengakibatkan tidak berkembangnya potensi yang ada di Desa Jambu. Dalam aktivitas penduduk, potensi yang kurang berkembang mengakibatkan rendahnya mobilitas penduduk. Selain itu, pola pemanfaatan ruang hanya terbentuk secara linier dan tidak tersebar secara merata hingga pertumbuhan ekonomi yang berjalan lambat atau bahkan menurun.

Permasalahan di Desa Jambu sangatlah kompleks, dari pohon masalah tersebut dapat diketahui akar permasalahan yang menjadi penyebab utama Tidak berkembangnya potensi mebel Garden dan TPI yang ada di Desa Jambu. Akar masalah utamanya antara lain kurang meratanya persebaran aktivitas yang menyebabkan kesadaran tentang pentingnya sanitasi seperti kepemilikan MCK dan belum adanya TPA di daerah-daerah tertentu sehingga sistem sanitasinya kurang baik dan kurangnya pengelolaan sampah yang pada akhirnya limbah-limbah tersebut menyebabkan terjadinya penurunan kualitas pantai. Kurang meratanya persebaran fasilitas juga menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan di Desa Jambu sehingga mengakibatkan kurangnya penguasaan teknologi dalam menangkap ikan. Kualitas pantai yang menurun ditambah lagi dengan kurangnya penguasaan teknologi dalam menangkap ikan oleh nelayan mengakibatkan terjadinya produksi ikan dari tahun ke tahun.

Setali tiga uang, karena rendahnya Sumber Daya Manusia maka pengrajin mebel kurang berinovasi dalam berkarya. Kurangnya Sumber Daya Alam juga dituding sebagai penyebab berkurangnya pasokan bahan baku mebel garden. Bahan baku yang sulit didapat serta kurangnya inovasi pengrajin dalam berkarya membuat produksi mebel di Desa Jambu kian lama kian menurun. Persebaran fasilitas yang kuran merata juga menyebabkan kurangnya sarana transportasi. Ironisnya pemerintah juga terkesan acuh tak acuh dalam melakukan perannya sebagai institusi yang bertanggungjawab terhadap pelayanan infrastruktur, terutama jalan. Kurangnya sarana transportasi yang ditambah dengan kurangnya tingkat pelayanan infrastruktur jalan mengakibatkan menurunnya distribusi ikan dan mebel garden di Desa Jambu.

Nelayan yang frustasi karena produksi ikan yang mengalami penurunan tiap tahunnya, pengrajin mebel garden yang mengalami kerugian karena produksi mebel yang kian hari kian menyusut ditambah lagi menurunnya distribusi produksi ikan dan mebel garden mengakibatkan potensi TPI dan Mebel Garden yang ada di Desa Jambu tidak dapat berkembang. Hal tersebut sangat jelas berdampak terhadap kurang cerahnya prospek lapangan pekerjaan sehingga menyebabkan semakin rendah tingkat penghasilan nelayan dan pengrajin mebel garden. Selain itu, tidak berkembangnya potensi yang ada di Desa Jambu berdampak terhadap rendahnya mobilitas penduduk sehingga mengakibatkan menurunnya aktivitas perekonomian di Desa Jambu. Dari kedua dampak tersebut, dapat menimbulkan meningkatnya migrasi ke kota dan pendapatan daerah yang kian lama kian menurun sehingga menghambat pengembangan wilayah di Desa Jambu yang berjalan sangat lambat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s